Masih Berlanjut! Gelar Layanan Lanjutan Usai J-HUR Sumberbaru


 

This slideshow requires JavaScript.

Dispendukcapil Jember — Menindaklanjuti program J-Hur (Jember Hadir Untuk Rakyat) yang diselenggarakan di Kecamatan Sumberbaru pada tanggal 11-12 Maret 2022 lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember gelar layanan on the spot untuk masyarakat khususnya di wilayah Sumberbaru.

Dengan menurunkan layanan mobil keliling J-Monalisa, Dispendukcapil Jember bergerak memberikan layanan on the spot di kantor desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, Rabu (16/03/2022).

Koordinator Kegiatan, Moch. Agus Khusnul Mufid menjelaskan, kegiatan J-Hur yang digelar pada hari Jum’at dan Sabtu pekan kemarin menarik antusiasme masyarakat Sumberbaru untuk datang dan mengurus Administrasi Kependudukan.

“Melihat animo dan antusias masyarakat pada pagelaran J-Hur kemarin, kami mengambil inisiatif untuk terus melanjutkan pelayanan Adminduk di wilayah Sumberbaru. Hari Rabu ini kita laksanakan di Balai Desa Jatiroto, besok kita lanjutkan di Balai Desa Karangbayat,” ujarnya.

Koordinator kegiatan yang juga merupakan Kasi Pemanfaatan Data dan Dokumentasi Dispendukcapil Jember yang akrab disapa Mufid, juga menyampaikan dimana capaian pengurusan Adminduk di kecamatan Sumberbaru pada saat event J-Hur digelar terus mengalami peningkatan.

“Harapan kami, masyarakat yang datang kesini untuk mengurus Adminduk itu semakin mudah, tidak ada kendala apapun. Peningkatan capaian pengurusan Adminduk di Kecamatan Sumberbaru ini sangat pesat, kami bersyukur melihat masyarakat sangat antusias dan peduli terhadap kepemilikan Adminduk,” bebernya.

Tak berhenti sampai disitu saja, Mufid menerangkan bahwa, layanan mobil keliling J-Monalisa juga akan bergerak mengikuti jadwal event J-Hur yang digelar oleh Pemkab Jember.

“Untuk J-Monalisa saat ini sementara akan mengikuti program bupati dalam event J-Hur yang sudah terjadwal. Namun kedepannya, seiring hasil evaluasi on the spot yang telah dilaksanakan seperti sekarang, ada kemungkinan J-Monalisa akan turun sendiri ke masyarakat terutama yang ada di desa-desa,” ungkapnya.

Mufid menambahkan “Di Desa Jatiroto hari ini, ada kurang lebih sekitar 300 orang yang datang untuk mengajukan Adminduk, artinya masyarakat di desa Jatiroto ini sangat antusias untuk memvalidkan data-data kependudukan mereka, dan ini juga bagian dari Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA),” pungkasnya. (*Amb)