Website Resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember

Isbat Nikah Menjadi Bagian dari Pelopor GISA

Dispendukcapil Jember — Sebanyak 561 pasangan suami istri dari Kecamatan Mumbulsari didaftarkan sebagai peserta Isbat Nikah atas sinergi Pengadilan Agama (PA) Jember serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Jember.

Setelah melakukan beberapa persiapan, masing-asing pasangan pasutri mendapat giliran melakukan isbat nikah tahap pertama, yang dilangsungkan di Aula Pendopo Kecamatan Mumbulsari, Jumat (26/10/2018) tadi.

Bupati Jember melalui Kepala Dispendukcapil, Sri Wahyuniati menyampaikan bahwa proses Isbat nikah ini juga menjadi pelopor masyarakat Jember dalam melakukan sadar Administrasi Kependudukan.

“Dengan dicatatkannya pernikahan secara sah dimata negara, maka juga menjadi pelopor dalam gerakan sadar adminduk, karena nantinya jika hendak mengurus dokumen-dokumen kependudukan akan menjadi lebih mudah,” terangnya.

Tak hanya itu, Yuni juga berharap, setelah putusan pernikahan dibacakan oleh Hakim, dapat merubah kebiasaan hidup warga yang sebelumnya tidak mempedulikan keberadaan adminduk menjadi pelopor Sadar Adminduk bersama.

“Semoga dengan dicatatkannya pernikahan ini, pengurusan segala jenis adminduk menjadi lebih mudah, dan kami akan siap membantu dalam pengurusan adminduk apapun,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, dari 5000 pasangan suami istri, sebanyak 561 pasustri yang menikah secara siri akan didaftarkan dan di catatkan secara masal status perkawinannya secara sah oleh hukum negara secara GRATIS.

Sementara itu, Camat Mumbulsari menyampaikan, Kami sangat berterima kasih kepada pihak PA Jember beserta Dispendukcapil Jember yang telah memberi kemudahan kepada warga Mumbulsari untuk mencatatkan pernikahannya secara sah di mata hukum.

Ia mengatakan, bahwa perbaruan pernikahan melalui sidang isbat itu merupakan proses pencatatan pernikahan secara resmi ke negara.

“Isbat biasanya dijalani oleh pasangan yang masih menikah secara siri. Tidak adanya dokumen pernikahan saat ini bisa membingungkan pasutri terutama untuk pengurusan adminduk,” papar Joko dalam sambutannya. [*]

Leave A Reply

Your email address will not be published.