Abdullah Hasan: Tidak Sampai 10 Menit KTP Milik Anak Saya Sudah Tercetak

This slideshow requires JavaScript.

Dispendukcapil Jember — Sebanyak 220 masyarakat di desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari telah terlayani dengan baik dalam kegiatan On The Spot Mandiri yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) kabupaten Jember pada hari Kamis (25/04/2019) pagi hingga sore.

Menurut koordinator kegiatan OTS, Khusnul Yakin mengatakan bahwa dari 220 masyarakat yang terlayani, terdiri dari 112 perekaman KTP-el dan 108 yang hanya mengajukan cetak KTP-el PRR (Print Ready Record), semuanya terlayani dengan baik dan seluruhnya mendapatkan KTP-el nya dan langsung dibawa pulang oleh pemilik masing-masing.

“Dari 220 masyarakat tersebut, semuanya mendapat pelayanan yang sama, yakni perekaman KTP-el yang dicetak langsung dan juga cetak KTP-el berstatus PRR (Print Ready Record). Antusias masyarakat dari desa tersebut saya akui juga sangat baik,” paparnya.

Khusnul menyampaikan, bahwa kegiatan serupa masih akan terus berlanjut hingga akhir bulan April mendatang di beberapa desa yang tersisa dari kecamatan Bangsalsari dan Tanggul.

“Nanti layanan serupa akan kita mulai kembali pada tanggal 29 April 2019 sesuai dengan jadwal yang telah disampaikan sebelumnya,” ucap Khusnul.

Dirinya berharap, masyarakat mampu memanfaatkan layanan ini sebaik mungkin dengan melihat antusiasme dari masyarakat Kecamatan Sumberbaru, Yhoni ingin masyarakat di kecamatan lainnya juga demikian.

“Harapan kami adalah, masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini dengan baik dan juga antusias. Yang perlu di ingat adalah tetap tertib dan lengkapi persyaratannya sebelum mengajukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Abdullah Hasan, salah satu masyarakat yang melakukan cetak KTP-el milik anaknya mengaku senang dengan adanya pelayanan jemput bola seperti ini.

Dirinya menjelaskan bahwa tidak perlu susah-susah datang ke Dispendukcapil Jember dan tidak perlu menunggu waktu lama untuk mengajukan cetak KTP-el milik putranya.

“Saya datang kemari sekitar pukul 9 pagi, lalu saya dipersilahkan antri di balai desa untuk dipanggil, lalu sekitar jam 10 saya dipanggil dan alhamdulillah tidak sampai 10 menit KTP milik anak saya sudah tercetak,” pungkasnya. [*]