Ada Pungli dan Calo? Laporin Yuk.. !!


 

Dispendukcapil Jember — Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dispendukcapil Kabupaten Jember terus bersama-sama berupaya guna memberantas praktik pungli dan calo yang dapat meresahkan atau merugikan masyarakat dalam pembuatan Adminduk.

Kepala Dispendukcapil Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H, M.Si., mengatakan bahwa Dispendukcapil Jember harus bebas pungli, calo atau biro jasa, seluruh layanan Administrasi Kependudukan wajib diurus sendiri melalui layanan dukcapil yang resmi dan tidak melalui orang atau pihak lainnya.

“Tidak akan ada peluang bagi calo apabila kita bersama-sama memeranginya, salah satu cara nya adalah mengurus Adminduk secara mandiri melalui layanan resmi dari kami, yakni melalui WhatsApp atau Aplikasi SIP, dan menolak tawaran dari orang lain yang mengaku dapat mengurus adminduk,” jelasnya, Rabu (21/07/2021).

Selain meresahkan dan mematok tarif, menggunakan jasa calo juga dapat berdampak negatif misalnya seperti pemalsuan Identitas Adminduk dan Duplikasi Adminduk.

“Menggunakan jasa calo, dampak kerugiannya sangat-sangat masif bagi kita, selain membuat kita rugi secara finansial, jasa calo ini juga rentan terhadap pemalsuan data-data Adminduk yang nanti akan berdampak apabila hendak mengurus dokumen-dokumen penting lainnya,” tutur Kepala Dinas yang akrab disapa Santi tersebut.

Untuk mengantisipasi dan memerangi calo serta pungli, masyarakat dapat melaporkan tindakan yang bersifat pungli atau calo tersebut menuju nomor WhatsApp berikut :

WA Center Dispendukcapil Jember : 0813-3338-1010

WA Pengaduan Dukcapil Pusat :

  • 0811-1902-4163
  • 0811-1902-4164
  • 0811-1902-4165

Atau dapat langsung melakukan panggilan telepon “Halo Dukcapil” di nomor 1500 537 (*Amb)